Cara membuat SRS (Software Requirements Specification) ?

Icon

PT. WAN Teknologi Internasional

Dilihat: 276x
Layanan-Img
Aplikasi

Cara membuat SRS (Software Requirements Specification) ?

SRS merupakan singkatan dari "Software Requirements Specification" atau "Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak" dalam bahasa Indonesia. Ini adalah dokumen formal yang menggambarkan secara rinci kebutuhan dan spesifikasi yang harus dipenuhi oleh suatu perangkat lunak yang akan dikembangkan. SRS berfungsi sebagai kontrak antara klien atau pengguna akhir dengan tim pengembang perangkat lunak.

Dalam SRS, berbagai aspek perangkat lunak dijelaskan dengan detail, termasuk fungsionalitas, performa, batasan, antarmuka pengguna, keamanan, dan persyaratan teknis lainnya. Dokumen ini membantu dalam menghindari penafsiran yang salah, memastikan semua pihak terlibat memiliki pemahaman yang sama tentang proyek, dan memberikan panduan yang jelas bagi pengembang.

SRS biasanya mencakup deskripsi umum proyek, kebutuhan fungsional dan non-fungsional, kasus penggunaan, diagram alir, antarmuka pengguna, persyaratan kinerja, persyaratan keamanan, batasan, dan instruksi pengujian. Dokumen ini menjadi panduan inti dalam seluruh siklus pengembangan perangkat lunak, membantu dalam merencanakan, merancang, mengembangkan, menguji, dan mengimplementasikan solusi perangkat lunak yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pengguna.

Cara Membuat SRS (Software Requirements Specification) adalah langkah penting dalam pengembangan perangkat lunak. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat SRS:

Langkah 1: Identifikasi Stakeholder dan Kebutuhan

  • Identifikasi semua pihak yang terlibat dalam proyek, termasuk klien, pengguna akhir, dan anggota tim pengembang.
  • Lakukan wawancara atau diskusi dengan stakeholder untuk memahami kebutuhan dan harapan mereka terhadap perangkat lunak.

Langkah 2: Tentukan Ruang Lingkup

  • Tentukan ruang lingkup perangkat lunak dengan jelas. Apa yang akan dimasukkan dan apa yang tidak akan dimasukkan dalam pengembangan.

Langkah 3: Definisikan Persyaratan Fungsional

  • Identifikasi dan deskripsikan secara rinci fitur-fitur dan fungsi utama yang diharapkan dari perangkat lunak.
  • Gunakan deskripsi naratif atau diagram alir untuk menjelaskan alur kerja dan interaksi antara pengguna dan sistem.

Langkah 4: Spesifikasikan Persyaratan Non-Fungsional

  • Identifikasi persyaratan non-fungsional seperti kinerja, keamanan, skalabilitas, tampilan antarmuka pengguna, dll.
  • Deskripsikan secara terperinci bagaimana perangkat lunak harus berperilaku dalam situasi tertentu.

Langkah 5: Tentukan Batasan dan Kriteria Kelayakan

  • Tentukan batasan-batasan perangkat lunak, termasuk lingkungan operasional, platform yang digunakan, dan dukungan yang akan diberikan.
  • Tetapkan kriteria kelayakan untuk menentukan apakah proyek perangkat lunak berhasil.

Langkah 6: Rancang Antarmuka Pengguna

  • Jika perangkat lunak memiliki antarmuka pengguna, rancang sketsa atau prototipe tampilan antarmuka pengguna.
  • Jelaskan secara singkat bagaimana antarmuka akan berinteraksi dengan pengguna.

Langkah 7: Dokumentasikan Pengujian dan Verifikasi

  • Tentukan bagaimana perangkat lunak akan diuji dan diverifikasi untuk memastikan bahwa memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
  • Buat rencana pengujian dan kriteria untuk mengevaluasi kualitas perangkat lunak.

Langkah 8: Validasi dengan Stakeholder

  • Berikan draft SRS kepada stakeholder untuk validasi. Pastikan bahwa kebutuhan mereka tercakup dengan benar.
  • Ambil masukan dari stakeholder dan lakukan perubahan jika diperlukan.

Langkah 9: Finalisasi Dokumen

  • Revisi dan perbaiki SRS berdasarkan masukan stakeholder.
  • Pastikan bahwa dokumen terstruktur dengan baik dan mudah dimengerti oleh semua pihak yang terlibat.

Langkah 10: Distribusi dan Komunikasi

  • Distribusikan SRS ke semua anggota tim pengembang, stakeholder, dan pihak yang terkait.
  • Pastikan bahwa semua orang yang terlibat memahami dan setuju dengan SRS sebelum memulai pengembangan.

Membuat SRS memerlukan pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna dan spesifikasi teknis perangkat lunak. Kolaborasi yang baik dengan stakeholder dan tim pengembang adalah kunci dalam proses ini.

Konsultasi Sekarang