Icon

PT. WAN Teknologi Internasional

Dilihat: 338x

Golang


Sejarah Go (atau disebut juga Golang) dimulai pada tahun 2007 ketika tim pengembang dari Google, yang dipimpin oleh Robert Griesemer, Rob Pike, dan Ken Thompson, memulai proyek untuk menciptakan bahasa pemrograman baru yang dapat mengatasi beberapa masalah yang mereka hadapi dalam pengembangan perangkat lunak di Google.

Go dikembangkan dengan tujuan untuk menjadi bahasa pemrograman yang efisien, sederhana, dan skalabel. Bahasa ini meminjam beberapa konsep dari bahasa pemrograman lain seperti C dan Pascal, namun dengan pendekatan yang lebih modern dan penekanan pada produktivitas pengembangan.

Go pertama kali diumumkan secara publik pada tahun 2009 dan versi pertama resmi (Go 1) dirilis pada Maret 2012. Sejak itu, Go terus berkembang dan mendapatkan popularitas yang signifikan di kalangan pengembang.

Berikut adalah beberapa manfaat utama dari menggunakan Go:

Efisiensi: Go dirancang untuk memberikan kinerja yang tinggi dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Bahasa ini menggunakan sistem pengelolaan memori yang efisien dan memiliki mekanisme pengumpulan sampah (garbage collection) yang terstruktur untuk mengelola alokasi dan penghapusan memori secara otomatis. Go juga memiliki kompilasi yang cepat, sehingga memungkinkan aplikasi Go berjalan dengan performa tinggi.

Keterbacaan Kode: Go menempatkan penekanan yang kuat pada keterbacaan kode. Sintaksisnya sederhana dan jelas, dengan penekanan pada kesederhanaan dan kejelasan. Hal ini membuat kode Go mudah dipahami oleh pengembang lain, memfasilitasi kolaborasi tim, pemeliharaan kode, dan pengembangan berskala besar.

Produktivitas Pengembangan: Go menyediakan alat bawaan (built-in) yang kuat, seperti pemecahan masalah kesalahan dan pengujian yang terintegrasi dengan baik. Go juga memiliki kompiler yang cepat dan fitur penyelesaian kode yang efektif, yang meningkatkan produktivitas pengembang. Selain itu, Go menyediakan pustaka standar yang kaya dengan banyak paket yang berguna, seperti pengolahan string, pemrograman jaringan, enkripsi, dan banyak lagi, yang membantu mengurangi waktu dan upaya dalam pengembangan aplikasi.

Skalabilitas: Go dirancang untuk mendukung pengembangan aplikasi berskala besar dan sistem yang terdistribusi. Go memiliki fitur konkurensi dan paralelisme yang terintegrasi dalam bahasanya sendiri, seperti goroutine dan channel, yang memudahkan pengembangan aplikasi yang efisien dalam penggunaan sumber daya dan mampu menangani banyak permintaan secara bersamaan.

Penyelesaian Masalah Web dan Backend: Go telah menjadi populer dalam pengembangan aplikasi web dan backend. Go menyediakan pustaka standar yang kuat untuk pengembangan server HTTP, serta kerangka kerja populer seperti Gin, Echo, dan Revel. Kinerja tinggi, kemampuan skalabilitas, dan kemampuan konkurensi Go membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk membangun layanan backend yang efisien.

Dukungan Komunitas dan Ekosistem: Go memiliki komunitas yang aktif dan berkembang pesat. Ada banyak sumber daya, dokumentasi, dan tutorial yang tersedia untuk membantu pengembang dalam mempelajari dan mengembangkan aplikasi Go. Selain itu, Go juga memiliki ekosistem alat dan pustaka pihak ketiga yang berkembang, yang melengkapi kebutuhan pengembangan dengan menyediakan berbagai pilihan dan fleksibilitas.

Dalam keseluruhan, Go merupakan bahasa pemrograman yang efisien, sederhana, dan skalabel, yang sangat cocok untuk pengembangan aplikasi yang membutuhkan kinerja tinggi, skalabilitas, dan mudah dipelihara. Dengan dukungan komunitas yang kuat dan ekosistem yang berkembang, Go semakin populer dalam pengembangan perangkat lunak modern.

Konsultasi Sekarang