Icon

PT. WAN Teknologi Internasional

Dilihat: 324x

Kafka

Sejarah Kafka:
- Apache Kafka adalah platform pengiriman pesan open-source yang awalnya dikembangkan oleh LinkedIn pada tahun 2011. Proyek ini diciptakan oleh tim teknik LinkedIn yang dipimpin oleh Jay Kreps, Neha Narkhede, dan Jun Rao.
- LinkedIn membutuhkan solusi untuk mengatasi masalah dalam sistem mereka terkait pertukaran data secara real-time dan skalabilitas. Dalam upaya ini, mereka mengembangkan Kafka sebagai platform pengiriman pesan yang dapat menangani aliran data tinggi dengan kecepatan tinggi, skalabilitas, dan ketahanan yang kuat.
- Pada tahun 2011, LinkedIn merilis Kafka ke publik sebagai proyek open-source di bawah naungan Apache Software Foundation. Sejak itu, Kafka telah menjadi sangat populer dan diadopsi oleh banyak organisasi untuk berbagai keperluan pengiriman pesan dan streaming data.

Manfaat Kafka:
1. Streaming Data Real-time: Kafka dirancang khusus untuk mengatasi masalah streaming data dan pengiriman pesan real-time. Platform ini dapat mengumpulkan, menyimpan, dan mengirimkan aliran data dalam skala besar dengan kecepatan tinggi, memungkinkan aplikasi untuk mengambil data secara real-time dan merespons perubahan secara cepat.
2. Skalabilitas dan Ketahanan Tinggi: Kafka dirancang untuk menghadapi beban kerja yang tinggi dan dapat dengan mudah diperluas secara horizontal. Dalam arsitektur Kafka, partisi data dapat didistribusikan di beberapa server, memungkinkan aplikasi untuk menangani volume data yang besar dengan mengatur paralelisme. Selain itu, Kafka juga memiliki mekanisme replikasi yang kuat untuk memastikan ketahanan data.
3. Arsitektur Publikasi-Subskripsi: Kafka menggunakan model publikasi-subskripsi (publish-subscribe) yang memungkinkan aplikasi untuk berkomunikasi secara asinkron. Penerbit (publisher) mengirimkan pesan ke topik (topic) yang dapat dipesan oleh satu atau lebih pelanggan (subscriber). Ini memungkinkan aplikasi untuk berkomunikasi secara efisien dalam skala besar dan memungkinkan pemisahan logika penghasilan dan konsumsi data.
4. Integrasi dengan Berbagai Sistem: Kafka dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem dan teknologi lainnya. Kafka menyediakan antarmuka yang mudah digunakan melalui API yang kaya dan dukungan untuk berbagai bahasa pemrograman. Hal ini memudahkan pengembang untuk membangun aplikasi yang terhubung dengan sistem lain seperti basis data, sistem analitik, sistem pengolahan stream, dan lainnya.
5. Durabilitas dan Retensi Pesan: Kafka memiliki fitur durabilitas yang kuat. Pesan yang dikirim ke Kafka akan tetap tersedia dalam durasi tertentu atau hingga batas ukuran yang ditentukan. Ini memungkinkan pemrosesan ulang data dan pemulihan data dalam situasi kegagalan sistem.

Konsultasi Sekarang